Posts

Tarbiyah Siyasiyah

Bismillahirrahmaanirrahiim… Tarbiyah Siyasiyah (Pendidikan Politik)                 Ada tantangan yang sangat besar yang dihadapi umat Islam saat ini. Tantangan itu bisa berasal dari dalam maupun dari luar umat Islam sendiri. Tantangan dari dalam antara lain adanya bermacam-macam gerakan yang menjadikan Islam semakin beragam. Dari luar sendiri banyak hal yang kini harus menjadi perhatian umat. Kini kita (umat Islam), mulai dihadapkan pada opini-opini yang menganggap Islam hanyalah sekadar ritual. Sebatas Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat dan Haji. Bahwa Islam tidak seharusnya mengurusi diluar hal-hal itu. Bahwa Islam terpisah dari urusan ketatanegaraan, ekonomi, pertahanan atau militer. Ini sejatinya bertentangan dengan konsep Islam itu sendiri yang Syumul atau bersifat universal, menyeluruh dan lengkap. Di Surat Al Maidah: 3 Allah SWT berfirman: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-...

Kemarin #1

Bismillahirrahmaanirrahiim… Teringat teman-teman di kampung halaman jadi ingin menuliskan kenangan – kenangan saat bersama mereka. Tahun 1999 Kebanyak dari mereka adalah teman-teman satu sekolah dasar atau teman satu mushala saat mengaji. Ada ‘Uji’ Fauzi, ‘Gendon’ Tri, ‘Borju’ Barjo, ‘Sisu’ Aris, ‘Bandot’ Hendi, ‘Ndo’ Ikhsan, dan aku sendiri dipanggil ‘Gentong’. Tiap-tiap dari kami memiliki panggilan julukan yang fungsi sebenarnya sebagai nama panggilan ejekan. Contohnya Tri yang dipanggil ‘Gendon’. Dia diberi julukan seperti itu karena memang dia mempunyai tubuh gempal seperti ulat yang ada di pokok pohon kelapa yang sudah ditebang yang biasa kami sebut gendon. Aku sendiri tak tahu kenapa dipanggil ‘Gentong’ bahkan ada yang memanggil ‘Subluk’. Kami semua adalah penggila sepak bola. Dari semenjak pulang sekolah sampai waktu mengaji menjelang, kami isi dengan bermain bola. Seru sekali waktu itu. Kami tak perlu repot atau susah pergi ke lapangan yang biasa dipakai orang-or...

Lelaki

Aku lelaki tidak akan mau berhenti, tidak sedikitpun, duri tempat tidurku & deru badai adalah nyanyian merdu di telingaku, jika dalam perang mungkin aku sudah membunuh tujuh bahkan seribu, mataku serigala yang tak takut malam, tak ada yang kupercaya selain kelima inderaku, jangan hentikan aku, aku cinta alam bebas, yang mengerahkan seluruh kekuatanku sampai batas nadir. -Reza Fauzan Rahman-

Rindu

Rindu debu2 itu.. Rindu terik itu.. Rindu angin itu.. Rindu titik2 embun itu.. Rindu jalan stapak dan rumput2 itu.. Rindu dinginmu.. Rindu subuh-Mu.. Rindu belaian-Mu.. Rindu hangat-Mu.. Rindu tawa kita.. Ku kan berlari meraih-Mu.. Dan Kau kan melesat mendekatiku!

Getar Suara dari Seberang

Telah lama kiranya tak jumpa wujudnya Hanya getar suara... Telah lama kiranya tak mencium tangannya Hanya getar suara... Tapi begitu dahsyat, sungguh! Hanya cukup getar suaramu, mampu membangkitkan rasa hidupku! Sungguh Hanya getar suara... Cisarua, 7 November 2009

Bukan kami kamu mereka tapi kita.

Takut Khawatir Melambat Berhenti Mati Palsu Bertopeng Hipokrit diam menjadi bodoh akhirnya pun mati jua! menggenang bak air comberan, busuk, bau, kotor! Najis! hina dina acuh kita. pergi lari sembunyi tak berani. padahal lihat dan menyaksi tapi pun bergeming. malulah.. malulah.. malulah pada Sang Pencipta!

Alisan

Alisan! Drizzled    The obscure lights on terrace of the house of inhabitants         Shading             Desolated mouths                 Talking hearts All by themselves The damp street pinned down by the drizzles and the lights of vehicles           The orange Alisan shirt became the resolution           The orange Alisan shirt disentangled the solitude...